Samsung kembali mengumumkan bahwa mereka sudah membuat sejumlah peningkatan untuk melindungi layar pada seri Galaxy Fold mereka. Perusahaan yang bermarkas di Korea Selatan tersebut juga menyebutkan akan segera merilis smartphone lipat itu.

Empat bulan lamanya setelah Samsung menunda penjualan pada seri Galaxy Gold, akhirnya sekarang pihak perusahaan mengatakan bahwa Samsung Galaxy Fold sudah bisa diperjual belikan pada bulan September mendatang tahun ini.

Samsung juga memastikan tentang harga jual Galaxy Fold yang akan tetap sama dengan harga awalnya ketika pertama kali dirilis, yaitu USD 1,980.

Kamis, 25 Juli 2019, perbaikan untuk seri Samsung Galaxy Fold itu meliputi berbagai macam aspek, diantara lainnya adalah pada lapisan pelindung bagian atas Infinity Flex Display yang diperluas hingga melampaui bezelnya. Dengan begitu, pada lapisan pelindungnya merupakan bagian yang tidak terpisah dari struktur layar yang seharusnya tidak bisa dilepas.

“Samsung Galaxy Fold menghadirkan bantuan tambahan yang berguna untuk melindungi perangkat smartphone dari partikel eksternal yang lebih baik lagi. Akan tetapi tetap akan mempertahankan pengalaman melipatnya yang khas,” ujar perwakilan dari pihak Samsung.

Selanjutnya dibagian atas dan bagian bawah pada area engselnya diperkuat dengan menggunakan tutup pelindung yang baru saja ditambahkan.

Pelindung yang digunakan itu berupa sebuah lapisan logam yang ditambahkan dibawah Infinity Flex Display yang berfungsi untuk memperkuat lapisan perlindungan pada layar. Dengan begitu ruang diantara engsel dan juga body Samsung Galaxy Fold pun berkurang kelebarannya.

Samsung memperluas lapisan pelindung yang merupakan hal terpenting pada Samsung Galaxy Fold. Pasalnya, banyak sekali tech reviewer yang berpikir untuk memperluas pelindung pada layar dan hal itu malah berakhir merusak layar.

Tambahan pelindung pada layar akan berfungsi untuk melindungi perangkat dari partikel eksternal yang dapat merusak.

Sampai saat ini Samsung Galaxy Fold masih belum pernah dipasarkan. Namun, sewaktu dicoba produk sampelnya sudah mengalami berbagai macam masalah pada hardwawre.

Kerusakan yang terjadi tak hanya dibagian layarnya saja, akan tetapi juga terdapat berbagai partikel yang mungkin masuk kedalam engsel dan merusak perangkat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *