Pentingnya Mengajarkan Etika Kepada Anak Sedini Mungkin

Pentingnya Mengajarkan Etika Kepada Anak Sedini Mungkin

Ada beberapa orang berpendapat bahwa ilmu pengetahuan itu paling penting. Ada juga yang mengatakan etika yang lebih penting. Sehingga muncul banyak pernyataan, dan salah satunya adalah, percuma jika seseorang memiliki ilmu pengetahuan yang luas tapi tidak memiliki etika. Orang pun tidak akan respect. Tapi orang yang beretika tapi tidak memiliki banyak ilmu pengetahuan, juga disayangkan. Poin plus, orang yang memiliki etika, cenderung mudah diarahkan. Sehingga untuk ilmu pengetahuan, jika diberikan fasilitas dan wadah, memungkinkan untuk mereka bisa menjadi seseorang yang memiliki ilmu sekaligus, beretika. Sehingga lebih komplit lagi.

Pentingnya Mengajarkan Etika Kepada Anak Sedini Mungkin

Kita bisa mengambil contoh dari negara Jepang. Mereka memfokuskan untuk anak SD kelas 1-3 tidak untuk fokus pada ilmu pengetahuan, tapi pada sikap, budi pekerti, sopan santun, etika. Karena di umur yang sangat belia, anak lebih mudah untuk mencontohi. Dan juga di usia tersebut adalah saat yang tepat untuk membentuk sikap sopan santun kepada anak. Karena di usia tersebut anak mudah diarahkan. Jadi ini adalah saat yang tepat untuk membimbing anak menjadi seorang yang penurut, sopan santun, dan beretika.

Barulah saat sikap sudah terbentuk, anak lebih mudah mencerna ilmu pengetahuan. Ini adalah contoh yang sangat bagus, dan bisa kita tiru. Apalagi melihat keadaan sekarang ini, kita hidup di era semua sudah serba teknologi. Lagi berkembangnya teknologi. Dan anak-anak semakin pintar. Semakin mudah dalam mencari informasi. Cukup membuka di internet, apa yang mereka cari, sudah tersedia. Lebih mudah bagi anak-anak untuk mendapatkan informasi. Jadi anak-anak semakin pintar, dan berwawasan luas.

Tapi itu lah, kita harus imbangi dengan mengajarkan anak untuk bersikap. Tidak hanya mengharapkan atau bergantung pada sekolah. Mengajarkan budi pekerti. Sebagai orang tua juga harus inisiatif dalam bersikap. Karena orang tua paling dekat dengan anak. Dan orang tua adalah contoh paling dekat yang bisa anak tiru. Jadi sebagai orang tua sudah bisa memberikan contoh sikap yang baik pada anak. Sehingga anak bisa merekam hal baik di otak mereka dan akan mengingat itu terus menerus